SHARE
Home > News > News > Tak Terapkan PSBB Total, Pemkot Tangsel Klaim COVID-19 Masih Terkendali
Tak Terapkan PSBB Total, Pemkot Tangsel Klaim COVID-19 Masih Terkendali

Tak Terapkan PSBB Total, Pemkot Tangsel Klaim COVID-19 Masih Terkendali

10 September 2020 19:25 WIB PSBB Tangerang Raya COVID-19 Tangerang Selatan News

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengklaim kasus COVID-19 di wilayahnya masih terkendali. Maka dari itu, pihaknya tak ikut menerapkan PSBB total seperti Provinsi DKI Jakarta pada 14 September 2020 nanti.

Berbeda dengan DKI Jakarta, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, laju penyebaran COVID-19 di wilayahnya hingga saat ini masih terkendali.

Baca juga: Perkantoran Jadi Klaster COVID-19, Warga Tangsel Siap-siap WFH Lagi!

"Untuk PSBB di Tangsel sudah diatur dalam peraturan Wali Kota walau tidak seketat di DKI Jakarta. Masih bisa dikendalikan," kata Benyamin dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2020).

Angka penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang Selatan masih terkendali
Angka penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang Selatan masih terkendali. (Pixabay/PIRO4D)

Seperti yang diketahui, saat ini wilayah Kota Tangerang Selatan berstatus zona oranye. Namun, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang berubah status menjadi zona merah.

Benyamin pun tetap mengapresiasi langkah yang diambil oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, pengendalian kasus COVID-19 di Ibukota memang mesti lebih ketat.

Calon Wali Kota yang maju di Pilkada Tangsel 2020 tersebut juga menyatakan, pengendalian penyebaran COVID-19 di Ibukota memang mesti tegas dan ketat, karena hal tersebut juga berdampak pada wilayah lain di Jabodetabek, salah satunya adalah Tangsel.

"Mobilitas masyarakat Tangsel juga banyak ke DKI, sehingga pengetatan tersebut akan berdampak baik untuk Tangsel," ujarnya.

Baca juga: Viral Balap Lari Liar di Tangerang Sampai Tutup Jalan, Bisa Kena Pidana?

Jika dibandingkan dengan Kota dan Kabupaten Tangerang, kota Tangerang Selatan memang menjadi wilayah dengan total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 paling sedikit. Kota Tangsel saat ini mencatatkan sebanyak 112 kasus COVID-19 aktif atau yang masih dirawat.

Sementara itu, wilayah Kota Tangerang mencatatkan sebanyak 143 kasus aktif dan Kabupaten Tangerang sebanyak 258 kasus aktif.

Data pantauan COVID-19 di Kota Tangerang Selatan
Data pantauan COVID-19 di Kota Tangerang Selatan. (Sumber: infocorona.bantenprov.go.id)

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany pun mengatakan hal yang serupa, pihaknya menolak ikut menerapkan PSBB total seperti DKI Jakarta. Meskipun keputusan tersebut juga menguntungkan daerah penyangga lainnya.

"Tangsel kan sudah PSBB. Kita ikuti Gubernur Banten. Jadi keputusannya berdasarkan Gubernur Banten dan pastinya akan melihat berdasarkan data yang kita punya," kata Airin setelah mengikuti zoom meeting dengan kepala daerah se-Jabodetabek, Kamis (10/9/2020).

Airin pun juga ikut mendukung langkah yang diambil oleh Anies Baswedan dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta. Saat ini, DKI Jakarta menjadi wilayah yang memiliki kasus positif COVID-19 tertinggi.

"Kalau nanti misalnya ada pengurangan kegiatan di DKI Jakarta itu pun mudah-mudahan bisa mengurangi yang positif dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Tangerang Selatan," pungkasnya. (Andrew)

Baca juga: Pemkot Tangsel Batal Terapkan Jam Malam, Ini Alasannya

Soffi Amira P.
[email protected]

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!
Home > Blog > News > Tak Terapkan PSBB Total, Pemkot Tangsel Klaim COVID-19 Masih Terkendali

Tak Terapkan PSBB Total, Pemkot Tangsel Klaim COVID-19 Masih Terkendali

10 September 2020 19:25 WIB
PSBB Tangerang Raya COVID-19 Tangerang Selatan News

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengklaim kasus COVID-19 di wilayahnya masih terkendali. Maka dari itu, pihaknya tak ikut menerapkan PSBB total seperti Provinsi DKI Jakarta pada 14 September 2020 nanti.

Berbeda dengan DKI Jakarta, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, laju penyebaran COVID-19 di wilayahnya hingga saat ini masih terkendali.

Baca juga: Perkantoran Jadi Klaster COVID-19, Warga Tangsel Siap-siap WFH Lagi!

"Untuk PSBB di Tangsel sudah diatur dalam peraturan Wali Kota walau tidak seketat di DKI Jakarta. Masih bisa dikendalikan," kata Benyamin dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2020).

Angka penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang Selatan masih terkendali
Angka penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang Selatan masih terkendali. (Pixabay/PIRO4D)

Seperti yang diketahui, saat ini wilayah Kota Tangerang Selatan berstatus zona oranye. Namun, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang berubah status menjadi zona merah.

Benyamin pun tetap mengapresiasi langkah yang diambil oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, pengendalian kasus COVID-19 di Ibukota memang mesti lebih ketat.

Calon Wali Kota yang maju di Pilkada Tangsel 2020 tersebut juga menyatakan, pengendalian penyebaran COVID-19 di Ibukota memang mesti tegas dan ketat, karena hal tersebut juga berdampak pada wilayah lain di Jabodetabek, salah satunya adalah Tangsel.

"Mobilitas masyarakat Tangsel juga banyak ke DKI, sehingga pengetatan tersebut akan berdampak baik untuk Tangsel," ujarnya.

Baca juga: Viral Balap Lari Liar di Tangerang Sampai Tutup Jalan, Bisa Kena Pidana?

Jika dibandingkan dengan Kota dan Kabupaten Tangerang, kota Tangerang Selatan memang menjadi wilayah dengan total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 paling sedikit. Kota Tangsel saat ini mencatatkan sebanyak 112 kasus COVID-19 aktif atau yang masih dirawat.

Sementara itu, wilayah Kota Tangerang mencatatkan sebanyak 143 kasus aktif dan Kabupaten Tangerang sebanyak 258 kasus aktif.

Data pantauan COVID-19 di Kota Tangerang Selatan
Data pantauan COVID-19 di Kota Tangerang Selatan. (Sumber: infocorona.bantenprov.go.id)

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany pun mengatakan hal yang serupa, pihaknya menolak ikut menerapkan PSBB total seperti DKI Jakarta. Meskipun keputusan tersebut juga menguntungkan daerah penyangga lainnya.

"Tangsel kan sudah PSBB. Kita ikuti Gubernur Banten. Jadi keputusannya berdasarkan Gubernur Banten dan pastinya akan melihat berdasarkan data yang kita punya," kata Airin setelah mengikuti zoom meeting dengan kepala daerah se-Jabodetabek, Kamis (10/9/2020).

Airin pun juga ikut mendukung langkah yang diambil oleh Anies Baswedan dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta. Saat ini, DKI Jakarta menjadi wilayah yang memiliki kasus positif COVID-19 tertinggi.

"Kalau nanti misalnya ada pengurangan kegiatan di DKI Jakarta itu pun mudah-mudahan bisa mengurangi yang positif dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Tangerang Selatan," pungkasnya. (Andrew)

Baca juga: Pemkot Tangsel Batal Terapkan Jam Malam, Ini Alasannya

Soffi Amira P.
[email protected]
Baru Dibuka

Lumiere Kitchen & Wardrobe

Jl. Kp. Dongkol, Tangerang, Banten, 15320

Buka pukul 10:00 - 18:00 Buka

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!