SHARE
Home > News > Features > Menilik Jejak 5 Legenda Si Hitam Kental yang Memaniskan Masakan Nusantara

Menilik Jejak 5 Legenda Si Hitam Kental yang Memaniskan Masakan Nusantara

22 June 2021 23:04 WIB Feature

Berwarna hitam, kental dan manis, dan digunakan untuk memasak serta penyedap hidangan, ternyata kecap sangat berperan penting bagi kelezatan hidangan Nusantara. Kecap seringkali menjadi bumbu andalan, terutama pada masakan khas Jawa Tengah yang dikenal punya cita rasa manis yang cukup kuat.

Sebagai warisan budaya nusantara kecap memiliki tempat tersendiri bagi para penggemar makanan dengan bumbu manis. Meski tren makanan pedas merajarela bukan berarti, olahan kedelai pilihan yang dirawat sepenuh hati ini tergerus dan tergantikan. Kecap juga memiliki sejarah panjang, dalam perjalanannya membumbui makanan dari Sabang sampai Merauke.

Indonesia Punya 106 Perusahaan Kecap Terdaftar

Indonesia dikenal memiliki banyak pabrik produksi kecap. Setidaknya ada sekitar 106 perusahaan yang terdaftar di Kementerian Perusahaan dan Industri (Kemenperin) dengan kata kunci pencarian Kecap, yang bisa kamu lihat melalui link berikut ini https://kemenperin.go.id/direktori-perusahaan?what=kecap&prov=0&hal=1.

Oleh sebab itu, banyak pelaku usaha dengan komoditi usaha kecap harus saling bersaing ditengah tingginya harga bahan baku produksi, yaitu gula aren dan kedelai yang harganya cukup fluktuatif.

5 Merk Kecap yang Hadir Sebelum Masa Kemerdekaan

Indonesia setidaknya sudah memiliki pabrik kecap bahkan Sebelum masa kemerdekaan yang mungkin banyak diantara kamu belum mengetahuinya. Berikut ini merupakan lima produk usaha kecap yang masih eksis di Indonesia sejak sebelum merdeka, kamu pasti kenal salah satunya.

1. Kecap Cap Maja Menjangan

Salah satu kecap asal Majalengka ini yang masih bertahan hingga saat ini. Sejak 2013 hanya tersisa 35 pabrik kecap Majalengka yang masih berproduksi. (Foto/Side.id)

Berdiri sejak tahun 1940, Kecap Cap Maja Menjangan dirintis oleh H.Saad Wangsadidjaja. Usaha ini merupakan produk lokal usaha lokal yang berlokasi di Jl. Suha No.204 dan 209, di Majalengka, Jawa Barat. Berawal dari sebuah produksi rumahan kecil yang tidak lebih dari 10 Liter kecap sehari. Kecap ini sempat merajai pasar di Majalengka.

Kini Kecap Cap Maja Menjangan diteruskan oleh anak Saad, yaitu Suhardi dengan resep yang tetap dipertahankan hingga saat ini. Meski eksistensinya tergerus kecap pabrikan perusahaan besar. Kecap Cap Maja Menjangan masih bertahan dan tetap memasarkan produknya di wilayah sekitar Majalengka, Jawa Barat.

2. Kecap Bango

Pada tahun 1992, perusahaan besar consumer goods asal Inggris Unilever sudah melirik Bango karena kelarisannya. (Foto/Side.id)

Siapa sangka, merk kecap berlogo burung bangau ini berawal dari sebuah produk rumahan yang berdiri tahun 1928. Di Produksi oleh PT Anugrah Setia Larasati di wilayah Benteng, Tangerang, Jawa Barat. Dimulai oleh Tjoa Pit Boen dengan pabrik di garasi rumah.

Sempat beberapa kali berganti status dan nama perusahaan pada tahun 1992, PT Unilever Indonesia tertarik mengakuisisi Kecap Bango hingga resmi menjadi produk Unilever pada tahun 2001. Adapun asal usul nama Bango, dikarenakan visi dan misi perusahaan saat berdiri berbekal harapan produk yang diproduksi dapat terbang tinggi hingga mancanegara.

3. Cap SH

Kecap Benteng SH sudah berada di generasi keempat yang dipegang oleh Latief Sukaryadi. (Foto/Side.id)

Kecap SH merupakan kecap yang cukup terkenal di wilayah Tangerang, tempat asalnya. Nama SH, merupakan singkatan dari Siong Hin, orang yang merupakan perintis kecap asli Kota Tangerang ini. Kecap SH di dirikan pada tahun 1920 dan lebih dikenal dengan nama kecap Benteng SH.

Kecap ini begitu terkenal di kalangan pedagang kaki lima Tangerang hingga Restoran-restoran besar yang berada di Banten. Kecap SH punya ciri khas pada label oranyenya yang terang dengan tulisan SH yang besar tepat ditengah label. Hingga kini kecap SH masih bertahan dan digunakan dalam beberapa tempat di wilayah Tangerang.

4. Kecap Cap Orang Jual Sate

Awalnya Kecap Cap Orang Jual Sate memiliki nama kecap Bintang Bidadari. (Foto/Side.id)

Kecap ini Dirintis oleh Ong Tjien Boen, tahun 1989. Kecap Cap Orang Jual Sate menjadi kecap yang populer. Kecap ini kini di produksi oleh PT Aneka Food Tatarasa Industri, di Probolinggo, Jawa Timur. Sebelum di Produksi Oleh PT Aneka Food Tatarasa. Merk kecap ini dimiliki oleh PT. Pusaka Sumber Jaya hingga tahun 1991.

Kecap ini sangat digemari di kota kelahirannya. Sebab, bagi orang Probinggo kecap ini merupakan salah satu bumbu yang wajib ada dalam makanan. Kecap ini sejatinya memang sangat nikmat jika digunakan sebagai campuran bumbu Sate. Kecap ini sering kali dikatakan sebagai resep rahasia bumbu Sate khas Probolinggo.

5. Kecap Benteng

Kecap Benteng dikenal memiliki tingkat kekentalan yang tinggi. (Foto/Side.id)

Selain SH, ada satu lagi kecap dari Tangerang yang merupakan kecap Tertua di Indonesia. Sama seperti SH kecap ini juga dikenal dengan nama Kecap Benteng dan saat ini bernama Kecap Cap Istana. Kecap Benteng Cap Istana pertama kali di buat oleh Teng Hay Soey pada tahun 1882.

Sebagai sebuah produksi rumahan dan usaha keluarga Kecap Benteng, Cap Istana kini diteruskan oleh keturunan dari Teng Hay Soey. Kecap yang diproduksi di Tangerang ini punya rasa yang digemari para juru masak restoran.

Uniknya, kamu tidak akan mudah menemukan kecap legendaris ini sebab Kecap yang pabriknya tidak jauh dari kecap SH ini hanya mendistribusikan kecapnya ke wilayah Tangerang dan Jakarta. (PAB)


Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!
Home > Blog > Features > Menilik Jejak 5 Legenda Si Hitam Kental yang Memaniskan Masakan Nusantara

Menilik Jejak 5 Legenda Si Hitam Kental yang Memaniskan Masakan Nusantara

22 June 2021 23:04 WIB
Feature

Berwarna hitam, kental dan manis, dan digunakan untuk memasak serta penyedap hidangan, ternyata kecap sangat berperan penting bagi kelezatan hidangan Nusantara. Kecap seringkali menjadi bumbu andalan, terutama pada masakan khas Jawa Tengah yang dikenal punya cita rasa manis yang cukup kuat.

Sebagai warisan budaya nusantara kecap memiliki tempat tersendiri bagi para penggemar makanan dengan bumbu manis. Meski tren makanan pedas merajarela bukan berarti, olahan kedelai pilihan yang dirawat sepenuh hati ini tergerus dan tergantikan. Kecap juga memiliki sejarah panjang, dalam perjalanannya membumbui makanan dari Sabang sampai Merauke.

Indonesia Punya 106 Perusahaan Kecap Terdaftar

Indonesia dikenal memiliki banyak pabrik produksi kecap. Setidaknya ada sekitar 106 perusahaan yang terdaftar di Kementerian Perusahaan dan Industri (Kemenperin) dengan kata kunci pencarian Kecap, yang bisa kamu lihat melalui link berikut ini https://kemenperin.go.id/direktori-perusahaan?what=kecap&prov=0&hal=1.

Oleh sebab itu, banyak pelaku usaha dengan komoditi usaha kecap harus saling bersaing ditengah tingginya harga bahan baku produksi, yaitu gula aren dan kedelai yang harganya cukup fluktuatif.

5 Merk Kecap yang Hadir Sebelum Masa Kemerdekaan

Indonesia setidaknya sudah memiliki pabrik kecap bahkan Sebelum masa kemerdekaan yang mungkin banyak diantara kamu belum mengetahuinya. Berikut ini merupakan lima produk usaha kecap yang masih eksis di Indonesia sejak sebelum merdeka, kamu pasti kenal salah satunya.

1. Kecap Cap Maja Menjangan

Salah satu kecap asal Majalengka ini yang masih bertahan hingga saat ini. Sejak 2013 hanya tersisa 35 pabrik kecap Majalengka yang masih berproduksi. (Foto/Side.id)

Berdiri sejak tahun 1940, Kecap Cap Maja Menjangan dirintis oleh H.Saad Wangsadidjaja. Usaha ini merupakan produk lokal usaha lokal yang berlokasi di Jl. Suha No.204 dan 209, di Majalengka, Jawa Barat. Berawal dari sebuah produksi rumahan kecil yang tidak lebih dari 10 Liter kecap sehari. Kecap ini sempat merajai pasar di Majalengka.

Kini Kecap Cap Maja Menjangan diteruskan oleh anak Saad, yaitu Suhardi dengan resep yang tetap dipertahankan hingga saat ini. Meski eksistensinya tergerus kecap pabrikan perusahaan besar. Kecap Cap Maja Menjangan masih bertahan dan tetap memasarkan produknya di wilayah sekitar Majalengka, Jawa Barat.

2. Kecap Bango

Pada tahun 1992, perusahaan besar consumer goods asal Inggris Unilever sudah melirik Bango karena kelarisannya. (Foto/Side.id)

Siapa sangka, merk kecap berlogo burung bangau ini berawal dari sebuah produk rumahan yang berdiri tahun 1928. Di Produksi oleh PT Anugrah Setia Larasati di wilayah Benteng, Tangerang, Jawa Barat. Dimulai oleh Tjoa Pit Boen dengan pabrik di garasi rumah.

Sempat beberapa kali berganti status dan nama perusahaan pada tahun 1992, PT Unilever Indonesia tertarik mengakuisisi Kecap Bango hingga resmi menjadi produk Unilever pada tahun 2001. Adapun asal usul nama Bango, dikarenakan visi dan misi perusahaan saat berdiri berbekal harapan produk yang diproduksi dapat terbang tinggi hingga mancanegara.

3. Cap SH

Kecap Benteng SH sudah berada di generasi keempat yang dipegang oleh Latief Sukaryadi. (Foto/Side.id)

Kecap SH merupakan kecap yang cukup terkenal di wilayah Tangerang, tempat asalnya. Nama SH, merupakan singkatan dari Siong Hin, orang yang merupakan perintis kecap asli Kota Tangerang ini. Kecap SH di dirikan pada tahun 1920 dan lebih dikenal dengan nama kecap Benteng SH.

Kecap ini begitu terkenal di kalangan pedagang kaki lima Tangerang hingga Restoran-restoran besar yang berada di Banten. Kecap SH punya ciri khas pada label oranyenya yang terang dengan tulisan SH yang besar tepat ditengah label. Hingga kini kecap SH masih bertahan dan digunakan dalam beberapa tempat di wilayah Tangerang.

4. Kecap Cap Orang Jual Sate

Awalnya Kecap Cap Orang Jual Sate memiliki nama kecap Bintang Bidadari. (Foto/Side.id)

Kecap ini Dirintis oleh Ong Tjien Boen, tahun 1989. Kecap Cap Orang Jual Sate menjadi kecap yang populer. Kecap ini kini di produksi oleh PT Aneka Food Tatarasa Industri, di Probolinggo, Jawa Timur. Sebelum di Produksi Oleh PT Aneka Food Tatarasa. Merk kecap ini dimiliki oleh PT. Pusaka Sumber Jaya hingga tahun 1991.

Kecap ini sangat digemari di kota kelahirannya. Sebab, bagi orang Probinggo kecap ini merupakan salah satu bumbu yang wajib ada dalam makanan. Kecap ini sejatinya memang sangat nikmat jika digunakan sebagai campuran bumbu Sate. Kecap ini sering kali dikatakan sebagai resep rahasia bumbu Sate khas Probolinggo.

5. Kecap Benteng

Kecap Benteng dikenal memiliki tingkat kekentalan yang tinggi. (Foto/Side.id)

Selain SH, ada satu lagi kecap dari Tangerang yang merupakan kecap Tertua di Indonesia. Sama seperti SH kecap ini juga dikenal dengan nama Kecap Benteng dan saat ini bernama Kecap Cap Istana. Kecap Benteng Cap Istana pertama kali di buat oleh Teng Hay Soey pada tahun 1882.

Sebagai sebuah produksi rumahan dan usaha keluarga Kecap Benteng, Cap Istana kini diteruskan oleh keturunan dari Teng Hay Soey. Kecap yang diproduksi di Tangerang ini punya rasa yang digemari para juru masak restoran.

Uniknya, kamu tidak akan mudah menemukan kecap legendaris ini sebab Kecap yang pabriknya tidak jauh dari kecap SH ini hanya mendistribusikan kecapnya ke wilayah Tangerang dan Jakarta. (PAB)

Baru Dibuka

Lumiere Kitchen & Wardrobe

Jl. Kp. Dongkol, Tangerang, Banten, 15320

Buka pukul 10:00 - 18:00 Tutup

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!